Saturday, February 25, 2012

SUARA HATI SI PEMBERONTAK LEMBUT

Kegelapan mengisi relung kalbu
Menari-nari menggenggam nurani
Hati tersayat pedih membiru
Sambil berlagu laksana penyanyi buta

Pilu..
Hitam..
Pekat..
Kental.. dengan kepedihan tak terkatakan..

Sang mentari tak kunjung tiba di gerbang senja..
Menantikan akhir yang tak pernah berujung....

Membisu senja karena petaka..
Aku pergi.. dalam diam aku berlari
Melewati sayup-sayup asap perapian....

Membumbung tinggi dan tak berani untuk kembali....




Sabtu, 25 Februari 2012
Di penantian 20.000

0 komentar:

Post a Comment