Wednesday, February 22, 2012

IA TIDAK HANYA MAMPU MEMBANGKITKAN, TAPI MAMPU MEMBUAT SESEORANG “HIDUP” SELAMANYA.....

22 Februari 2012
Yesus mebangkitkan anak muda di Nain.
Lukas 7:11-17


Apa yang kubaca?
1.    Siapa yang terlibat?

Tuhan Yesus, murid-muridNya, orang banyak yang mengikuti Dia berbondong-bondong, seorang anak muda yang mati, ibunya yg adalah seorang janda, dan banyak orang dari kota itu.
2.    Dimana?
Di Nain, dekat pintu gerbang kota.
3.    Kapan?
Ketika Yesus hampir tiba dalam perjalanan dari Kapernaum ke Nain.
4.    Apa yang terjadi?
Yesus pergi ke kota Nain bersama dengan murid-muridNya dan orang banyak berbondong-bondong (much people) pergi menyertai/pergi bersama2 dengan Dia/mengikuti kemana Dia pergi.
Ia telah dekat di pintu gerbang kota Nain. Dan ketika itu, Ia melihat ada seorang yang mati, yang diusung keluar (akan dibawa ke luar kota, dlm trjmhn bhs indo. SHR2)
Dikatakan bahwa seseorang yang mati itu, adalah seorang anak laki-laki, anak tunggal ibunya,  dimana ibunya adalah seorang janda. Berarti ibu itu sekarang sendirian. Ia tidak punya siapa2 lagi T.T. Dikatakan, banyak orang dari kota itu menyertai janda itu.
Aku membayangkan bahwa murid-murid, orang banyak yang baru tiba itu pasti bertanya2 akan apa yang terjadi. Mereka pasti membicarakan ttg orang yg meninggal itu. Tidak mungkin mereka tidak menaruh perhatian pada hal tersebut.

5.    Bagaimanakah respon Yesus ketika melihat hal itu? Apa hal yang mendasari itu?

Yesus pun menyadari kondisi itu, dan ia melihat janda itu. Ia melihat janda itu menangis. Tergeraklah hatinya oleh belas kasihan, dan Ia berkata: “jangan menangis”.

Ini respon yang harus benar2 kucontoh dan kuteladani.
Dalam kebiasaan sekarang, ketika orang meninggal, pasti di dalam hati kita hanya berkata..”kasian yaaaaT.T”. Tanpa memberikan dukungan pada orang-orang yang ditinggalkan.

Dikatakan bahwa hati Yesus tergerak oleh belas kasihan, (compassion-terharu,KJV).
Hal yang mendasari Yesus melakukan tindakan ajaib setelahnya adalah rasa belas kasih nya kepada janda itu. Memangnya janda itu kenapaaa? Janda itu merasa sedih, ditinggalkan oleh anak tunggalnya, ia sekarang hidup sendiri.

Yesus berkata kepada janda itu, “Jangan menangis, Ibu!”.
Kata-kata yang menguatkan.... 

Setelah itu, Yesus menghampiri usungan itu, -- pergi dekat2 ke usungan jenazah yang dibaw itu.
Yesus menyentuh pemuda itu, sehingga para pengusung itu berhenti.

Yesus berkata: Hai anak muda, Aku berkata kepadamu, bangkitlah!
--Aku berkata kepadamu ---  ini seperti sebuah kalimat perintah! Ia memerintahkan anak muda itu untuk bangkit. Yesus dapat melakukan hal ini karena Ia berkuasa atas kematian.

Yang terjadi kemudian adalah anak itu bangun, duduk, dan mulai berkata-kata (hal ini menandakan bahwa ia HIDUP)

Dan Yesus menyerahkan nya kepada ibunya.

6.    Bayangkanlah,. Ketika kamu berada di tempat itu, apakah yang akan terjadi padamu?
Bagaimanakah respon orang2?

Mungkin saya akan lari terbirit-birit karena ketakutan. Ketakutan karena orang yang meninggal itu bangkit scr tiba2. Tapi juga saya akan menanti dan bertanya2 mgp hal tsb bisa trjadi?? Pasti herannn...

Respon yang sama diberikan oleh orang-orang di situ. Dikatakan bahwa mereka ketakutan. Tapi mereka juga memuji Allah. Pujian kepada Allah karena orang muda itu dapat dibangkitkanNya.

Mereka berkata, “seorang nabi besar telah muncul di tengah2 kita”. Mereka mengatakan Yesus sebagai nabi.
“Allah telah melawat umatNya”. Kehadiran Yesus bagi mereka adala sebuah bukti bahwa Allah melawat umatNya. Dalam terjemahan bhs indo.shr2, dikatakan “Allah telah datang menyelamatkan umatNya”.

Ini merupakan sebuah sukacita yang besar.

Setelah peristiwa itu terjadi, kabar tentang Yesus tersiar di seluruh Yudea dan daerah-daerah sekitarnya.

APA YANG KUPELAJARI?
1.    KASIH menjadi landasan utama ketika Kristus melakukan mujizat di Nain. Ia mengasihi janda itu.
2.    Kasih pula yang melandasi Kristus untuk hadir di dunia ini dan melakukan karya penyelamatanNya.
3.    Orang-orang yang menyaksikan hal itu sangat memuji Allah dan merasa yakin bahwa Allah telah datang dan melawat umatNya.
4.    Seandainya mereka tahu, bahwa Kristus tidak hanya mampu membangkitkan orang yang mati secara jasmani untuk menjadi hidup kembali... tetapi juga mampu memberikan kehidupan yang berlangsung hingga kekekalan, kira2 bagaimanakah respon mereka???
Apakah mereka akan takut?

Kurasa tidak, justru ada suatu sukacita besar, yang lebiiiiiiih besar lagi, yang akan melanda kota itu.

5.    BERITA TENTANG YESUS YANG MAMPU MEMBANGKITKAN ORANG MATI TERSIAR DI SELURUH YUDEA DAN DAERAH SEKITARNYA...
TAPI....
MENGAPA BERITA TENTANG YESUS YANG MAMPU MENGHIDUPKAN HINGGA WAKTU YANG TAK TERBATAS, HINGGA KEKEKALAN, TAK TERSIAR MELUAS DI SURABAYA DAN SEKITARNYA??????


Apakah saya sudah mengalami sukacita mengetahui bahwa betapa beruntungnya saya bisa berjumpa dengan pribadi yang menghidupkan hingga kekekalan?
Ya, sudah...

Tapi mengapa berhenti di sini saja?

Sukacita ini perlu dibagi dan diteruskan ke pribadi-pribadi lainnya.. 

KARENA KASIHNYA, IA MEMBERIKAN HIDUP YANG KEKAL....

APLIKASI:
DOAKAN PERTEMUAN DENGAN ORANG YANG SIAP UNTUK MENERIMA KABAR SUKACITA INI.... DOAKAN AGAR IA BERTEMU SECARA PRIBADI DENGAN SANG PEMBERI HIDUP

0 komentar:

Post a Comment