Sejak
tahun 2012, saya mulai mendoakan apa yang menjadi panggilan hidup pribadi saya.
Kak Ivanna membagikan beban mengenai kebutuhan seorang staf di Bali. Saya
mendoakannya dan mencari pimpinan Tuhan untuk bagian ini. Beberapa waktu
kemudian ternyata sudah ada yang mengambil posisi sebagai staf mahasiswa di Bali.
Secara
jujur, saya memiliki beban yang besar di bidang Ekonomi. Saya ingin menjadi
berkat dan dampak bagi orang lain, terutama yang memiliki kondisi ekonomi menengah
ke bawah. Saya melihat beban ini sebagai sesuatu yang telah ada sejak lama,
mengingat saya tumbuh dan dibesarkan oleh Opa, Oma dan tante saya yang keadaan
ekonominya tidak terlalu sejahtera.
Bulan
November 2012 yang lalu, saya mengambil waktu PA pribadi dan janji Tuhan yang
paling nyata dari bagian tersebut adalah “jangan takut, karena kamu akan
Kujadikan penjala manusia”.
Saya
terus terbuka dengan pimpinan dan panggilan Tuhan dalam hidup saya.
Saat
teduh di sekitar bulan Februari menyatakan dengan jelas dari Kis. 6 tentang 7
orang yang dipilih untuk melayani orang miskin. Tuhan berbicara melalui
firmanNya bahwa ada orang-orang yang dipilih untuk mengerjakan pelayanan
penginjilan (seperti para rasul) dan ada juga yang diberikan kepercayaan untuk melakukan
pelayanan kepada masyarakat. Yang paling penting dari semua itu adalah dimana
kita ditempatkanNya, dimanakah kita paling efektif untuk bekerja untuk
mendatangkan kemuliaan bagiNya.
17 Maret
2013 jawaban Tuhan bagi saya,
-
Dedikasi untuk injil
-
Keberanian untuk injil
-
Totalitas untuk injil
-
Keramahan untuk injil
-
Biaya untuk injil
-
Dengan terus terang dan tanpa rintangan terus
memberitakan injil
-
Dengan menggunakan seluruh waktu yang saya
punya untuk melakukan pemberitaan injil.
Saya
terus berpikir bahwa jika setelah lulus dari kuliah harus mengerjakan panggilan
ini, maka saya harus masuk dalam lembaga yang tepat dan yang saya pikirkan
pertama kali adalah Perkantas. Dasar pemikirannya adalah saya bertobat dan
menyaksikan Tuhan berkarya dalam hidup ini ketika berada di Pelayanan
Mahasiswa. Saya juga meminta Tuhan memberikan beban kepada saya untuk
menjangkau mahasiswa lainnya dan dengan bergabung di Perkantas, bagian ini
dapat terealisasi.
Dedication Service KNM 2013
17 Agustus 2013, saya berkomitmen kepada Tuhan untuk menyerahkan hidup saya
seutuhnya kepadaNya, diawali dengan menjadi staf Perkantas, untuk jangka waktu
5 tahun mendatang. Saya mendoakan untuk
membentuk hidup para mahasiswa untuk menjadi murid Kristus yang sejati, memberi
dirinya untuk mau dimuridkan dan mendedikasikan dirinya juga untuk injil
Kristus yang mengubahkan itu.
Saya
akan terus menantikan pimpinan Tuhan selanjutnya dalam hidup saya.
10 September 2013
0 komentar:
Post a Comment