Thursday, July 24, 2014

Membuka Kembali : GODs calling

Sejak tahun 2012, saya mulai mendoakan apa yang menjadi panggilan hidup pribadi saya. Kak Ivanna membagikan beban mengenai kebutuhan seorang staf di Bali. Saya mendoakannya dan mencari pimpinan Tuhan untuk bagian ini. Beberapa waktu kemudian ternyata sudah ada yang mengambil posisi sebagai staf mahasiswa di Bali.

Secara jujur, saya memiliki beban yang besar di bidang Ekonomi. Saya ingin menjadi berkat dan dampak bagi orang lain, terutama yang memiliki kondisi ekonomi menengah ke bawah. Saya melihat beban ini sebagai sesuatu yang telah ada sejak lama, mengingat saya tumbuh dan dibesarkan oleh Opa, Oma dan tante saya yang keadaan ekonominya tidak terlalu sejahtera.

Bulan November 2012 yang lalu, saya mengambil waktu PA pribadi dan janji Tuhan yang paling nyata dari bagian tersebut adalah “jangan takut, karena kamu akan Kujadikan penjala manusia”.
Saya terus terbuka dengan pimpinan dan panggilan Tuhan dalam hidup saya.

Saat teduh di sekitar bulan Februari menyatakan dengan jelas dari Kis. 6 tentang 7 orang yang dipilih untuk melayani orang miskin. Tuhan berbicara melalui firmanNya bahwa ada orang-orang yang dipilih untuk mengerjakan pelayanan penginjilan (seperti para rasul) dan ada juga yang diberikan kepercayaan untuk melakukan pelayanan kepada masyarakat. Yang paling penting dari semua itu adalah dimana kita ditempatkanNya, dimanakah kita paling efektif untuk bekerja untuk mendatangkan kemuliaan bagiNya.

17 Maret 2013 jawaban Tuhan bagi saya,
-          Dedikasi untuk injil
-          Keberanian untuk injil
-          Totalitas untuk injil
-          Keramahan untuk injil
-          Biaya untuk injil
-          Dengan terus terang dan tanpa rintangan terus memberitakan injil
-          Dengan menggunakan seluruh waktu yang saya punya untuk melakukan pemberitaan injil.

Saya terus berpikir bahwa jika setelah lulus dari kuliah harus mengerjakan panggilan ini, maka saya harus masuk dalam lembaga yang tepat dan yang saya pikirkan pertama kali adalah Perkantas. Dasar pemikirannya adalah saya bertobat dan menyaksikan Tuhan berkarya dalam hidup ini ketika berada di Pelayanan Mahasiswa. Saya juga meminta Tuhan memberikan beban kepada saya untuk menjangkau mahasiswa lainnya dan dengan bergabung di Perkantas, bagian ini dapat terealisasi. 

Dedication Service KNM 2013 17 Agustus 2013, saya berkomitmen kepada Tuhan untuk menyerahkan hidup saya seutuhnya kepadaNya, diawali dengan menjadi staf Perkantas, untuk jangka waktu 5 tahun mendatang.  Saya mendoakan untuk membentuk hidup para mahasiswa untuk menjadi murid Kristus yang sejati, memberi dirinya untuk mau dimuridkan dan mendedikasikan dirinya juga untuk injil Kristus yang mengubahkan itu.

Saya akan terus menantikan pimpinan Tuhan selanjutnya dalam hidup saya. 

10 September 2013

0 komentar:

Post a Comment