Tuesday, October 14, 2014

Ucapan Syukur dan Nasihat untuk Bertekun

2 Tim 1:3-15
Ucapan Syukur dan Nasihat Untuk Bertekun.

3 (A) Aku mengucap syukur kepada Allah, yang kulayani dengan hati nurani yang murni seperti yang dilakukan nenek moyangku.
(b)Dan selalu aku mengingat engkau dalam permohonanku, baik siang maupun malam.
4   (1)Dan apabila aku terkenang akan air matamu yang kaucurahkan,
aku ingin melihat engkau kembali supaya penuhlah kesukaanku.
5   (2)Sebab aku teringat akan imanmu yang tulus ikhlas,
yaitu iman yang pertama-tama hidup di dalam nenekmu Lois
dan di dalam ibumu Eunike
dan yang aku yakin hidup juga di dalam dirimu.

Ucapan Syukur Paulus,
Kepada siapa Paulus menaikkan ucapan syukur?
- Kepada Allah
Yang dilayaninya dengan hati nurani yang murni, seperti yang dilakukan oleh nenek moyangnya.
ESV: 3  I thank God whom I serve, as did my ancestors, - aku berterima kasih kepada Allah yang kulayani, seperti dilakukan oleh nenek moyangku.
NLT: He is the God I serve with a clear conscience, just as my ancestors did.- Dialah Allah yang aku layani dengan hati yang murni, seperti yang dilakukan oleh nenek moyang.

Siapa yang menjadi objek ucapan syukur Paulus?
- Yang menjadi objek ucapan syukur Paulus adalah Timotius.
Paulus mengingat Timotius dalam permohonannya siang dan malam.

Hal-hal apa yang disyukuri oleh Paulus?
- Akan air mata yang dicurahkan oleh Timotius, Paulus ingin segera bertemu dengan Timotius.
- Akan iman Timotius yang tulus ikhlas, yang diketahui Paulus bahwa pertama-tama semua itu lahir di dalam hidup neneknya Lois dan ibunya Eunike dan pada akhirnya sampai pada Timotius.

ESV: as I remember you constantly in my prayers night and day.   - sebagaimana aku mengingat kamu terus-menerus di dalam doaku siang dan malam.
4  As I remember your tears, I long to see you, that I may be filled with joy.   - sebagaimana aku mengingat air matamu, aku ingin melihatmu, sehingga aku dapat dipenuhi dengan sukacita.
5  I am reminded of your sincere faith, a faith that dwelt first in your grandmother Lois and your mother Eunice and now, I am sure, dwells in you as well.   - aku teringat akan imanmu yang tulus, iman yang pertama kali berdiam di dalam hati nenekmu Lois dan ibumu Eunike dan sekarang ada padamu.

NLT: Night and day I constantly remember you in my prayers.   - malam dan siang aku secara terus-menerus mengingat kamu di dalam doaku.
4  I long to see you again, for I remember your tears as we parted. And I will be filled with joy when we are together again.  -  aku ingin berjumpa dengan Engkau lagi, aku mengingat air matamu pada saat kita terpisah. Dan aku akan dipenuhi oleh sukacita ketika kita akan bersama lagi.
5  I know that you sincerely trust the Lord, for you have the faith of your mother, Eunice, and your grandmother, Lois.    - aku tahu bahwa kamu secara tulus mempercayai Allah, karena kamu memiliki iman dari ibumu Eunike dan nenekmu Lois.


Paulus merindukan pertemuan dengan Timotius yang adalah adik rohaninya. Seberapa jauh saya merindukan keberadaan adik rohani saya?
Isi doa Paulus adalah ucapan syukur kepada Allah dan berkaitan dengan apa yang terjadi dengan adik-adik rohaninya. Ia mengingat Timotius setiap hari, siang malam dalam doanya.
Saya harus juga benar-benar meneladani bagian ini. bersyukur untuk setiap pekerjaan Tuhan dalam hidup adik-adik rohani saya. :D

MENGINGAT ADIK-ADIK ROHANI SIANG DAN MALAM.
MEMBAWA MEREKA DALAM DOA SIANG DAN MALAM.
MEMBAWA PERMOHONAN BAGI MEREKA SIANG DAN MALAM.


6   (B)Karena itulah kuperingatkan engkau
(a)untuk mengobarkan karunia Allah yang ada padamu
oleh penumpangan tanganku atasmu.
7   Sebab Allah memberikan kepada kita bukan roh ketakutan,
melainkan roh yang membangkitkan kekuatan, kasih dan ketertiban.
8   Jadi janganlah malu bersaksi tentang Tuhan kita
dan janganlah malu karena aku, seorang hukuman karena Dia,
(b)melainkan ikutlah menderita bagi Injil-Nya oleh kekuatan Allah.
9   (b1)Dialah yang menyelamatkan kita dan memanggil kita dengan panggilan kudus,
(1)bukan berdasarkan perbuatan kita, melainkan berdasarkan maksud dan kasih karunia-Nya sendiri,
(2)yang telah dikaruniakan kepada kita dalam Kristus Yesus sebelum permulaan zaman
10   (3)dan yang sekarang dinyatakan oleh kedatangan Juruselamat kita Yesus Kristus,
(3a)yang oleh Injil telah mematahkan kuasa maut dan mendatangkan hidup yang tidak dapat binasa.
11   (3b)Untuk Injil inilah aku telah ditetapkan sebagai pemberita, sebagai rasuldan sebagai guru.
12   (b2)Itulah sebabnya aku menderita semuanya ini, tetapi aku tidak malu;
(1)karena aku tahu kepada siapa aku percaya
(2)dan aku yakin bahwa Dia berkuasa memeliharakan apa yang telah dipercayakan-Nya kepadaku hingga pada hari Tuhan.

13   (c)Peganglah segala sesuatu yang telah engkau dengar dari padaku
sebagai contoh ajaran yang sehat
dan lakukanlah itu dalam iman dan kasih dalam Kristus Yesus.
14   (d)Peliharalah harta yang indah, yang telah dipercayakan-Nya kepada kita, oleh Roh Kudus yang diam di dalam kita.
Nasihat untuk mengambil bagian dalam penderitaan karena injil dan bertekun dalam segala hal yang telah dipercayakan kepadanya.

Apa saja hal-hal yang diingatkan Paulus kepada Timotius?
1. Mengobarkan kasih karunia Allah yang diterima oleh Timotius.
2. Ikut mengambil bagian di dalam penderitaan bagi injil, oleh injil, dan untuk injil
3. Memegang semua ajaran yang telah diajarkan
4. Memelihara harta yang indah yang telah dipercayakan  oleh Kristus.


Ad. 1. Paulus mengingatkan TImotius untuk mengobarkan kasih karunia yang telah diterimanya:
ESV: For this reason I remind you to fan into flame the gift of God, which is in you through the laying on of my hands,   - untuk alasan ini aku mengingatkan kamu untuk mengobarkan menjadi api hadiah yang diberikan Allah yang sudah ada di dalam kamu, melalui penumpangan tangan dari Paulus.
7  for God gave us a spirit not of fear but of power and love and self-control.   - karena Allah memberikan kepada kita bukan roh ketakutan tetapi kuasa dan kasih dan penguasaan diri.

NLT: 6   This is why I remind you to fan into flames the spiritual gift God gave you when I laid my hands on you.   - inilah mengapa aku mengingatkan kamu untuk mengobarkan karunia yang diberikan Allah kepadamu melalui penumpangan tanganku.
7  For God has not given us a spirit of fear and timidity, but of power, love, and self-discipline.   - karena Allah tidak tidak memberikan kepada kita roh ketakutan dan rasa takut, tetapi kuasa dan kasih dan kedisiplinan diri.

Pada prinsipnya:
- Karunia itu diberikan oleh Allah (hadiah/sesuatu yang tidak diusahakan, tetapi yang diberikan oleh Allah sendiri)
- Ada orang yang dipakai Allah untuk mendeklarasikan penerimaan karunia tersebut / pemimpin rohani memberikan pengesahan atas karunia tersebut/ ada orang yang mengesahkan karunia tersebut.
- Ciri dari Roh yang memberikan karunia itu:
Tidak memberikan roh ketakutan (sifat takut atau malu).
Roh itu memberikan kekuatan/kuasa
Roh itu menghadirkan kasih - kasih bagi orang lain
Roh itu memberikan penguasaan diri/pengontrolan diri - diri sendiri bisa berdisiplin/dikontrol.
- Nasihat Paulus:
Mengobarkan karunia yang diberikan kepadanya.

Mengobarkan berarti ' membuatnya bernyala-nyala, menjadikannya bernyala-nyala, bersemangat menggunakan karunia yang diberikan Allah itu.

6   That is why I want you to remember the gift God gave you. God gave you that gift when I laid my hands on* you. Now I want you to use that gift and let it grow more and more, like a small flame grows into a fire.   - itulah mengapa aku ingin kamu untuk mengingat karunia yang diberikan Allah kepadamu. Allah memberikannya kepadamu ketika aku menaruh tanganku di atasmu. Sekarang aku ingin kamu  menggunakan karunia itu dan membeiarkannya bertumbuh lagi dan lagi , seperti sebuah percikan api bertumbuh menjadi api.
7  The Spirit* God gave us does not make us afraid. His Spirit is a source of power and love and self-control. - Roh yang diberikan oleh Allah tidak membuat kita takut. RohNya adalah sumber kuasa, kasih dan penguasaan diri. :

Orang yang diberikan karunia sudah seharusnya untuk : menggunakan karunia tersebut. Ia dipercayakan sesuatu, dan sudah seharusnya digunakan dan dipertanggung jawabkan dengan sebaik mungkin.

- Dengan pemberian karunia tersebut, dan dengan perlengkapan Roh Kudus, maka seharusnya, Timotius tidak malu lagi bersaksi tentang Tuhan Yesus, termasuk juga di dalamnya tidak malu karena Paulus yang dipenjarakan karena Kristus.

Roh itu memberikan keberanian, sehingga tidak malu untuk menyatakan berbagai hal tentang Kristus. Roh itu memberikan kemampuan untuk bersaksi tentang Kristus. : Roh itu memberikan keberanian sehingga tidak malu untuk menderita hukuman karena Kristus. :D Memberikan keberanian untuk mengambil semua resiko yang ada untuk pemberitaan Kristus. :


Ad 2. Paulus mengingatkan Timotius untuk mengambil bagian dalam penderitaan karena Injil Kristus.
ESV: but share in suffering for the gospel by the power of God,
NLT: With the strength God gives you, be ready to suffer with me for the proclamation of the Good News.   - dengan kekuatan yang diberikan Allah kepadamu, bersiap-siaplah untuk menderita denganku untuk proklamasi kabar baik.

Bagaimana penderitaan itu akan dialami?
- Oleh kekuatan Allah.
Jadi, ada Allah yang sanggup dan mampu untuk memberikan kekuatan sehingga mampu untuk melewati setiap penderitaan. :
Prinsipnya, penderitaan karena berita injil pasti akan terjadi, tetapi selalu ada kekuatan yang diberikan Allah untuk melewati dan melalui penderitaan tersebut.

Apa alasan Paulus mengingatkan bagian ini?
(b1)Dialah yang menyelamatkan kita dan memanggil kita dengan panggilan kudus,
(1)bukan berdasarkan perbuatan kita, melainkan berdasarkan maksud dan kasih karunia-Nya sendiri,
(2)yang telah dikaruniakan kepada kita dalam Kristus Yesus sebelum permulaan zaman
10   (3)dan yang sekarang dinyatakan oleh kedatangan Juruselamat kita Yesus Kristus,
(3a)yang oleh Injil telah mematahkan kuasa maut dan mendatangkan hidup yang tidak dapat binasa.
11   (3b)Untuk Injil inilah aku telah ditetapkan sebagai pemberita, sebagai rasuldan sebagai guru.
12   (b2)Itulah sebabnya aku menderita semuanya ini, tetapi aku tidak malu;
(1)karena aku tahu kepada siapa aku percaya
(2)dan aku yakin bahwa Dia berkuasa memeliharakan apa yang telah dipercayakan-Nya kepadaku hingga pada hari Tuhan.

Tindakan mengambil bagian dalam penderitaan didasari karena:
- Allah telah menyelamatkan dan memanggil kita dengan panggilan kudus.
Keselamatan dan panggilan termasuk di dalam satu Panggilan kudus yang dimaksudkan adalah :
  Panggilan yang diberikan bukan berdasarkan perbuatan kita, tetapi berdasaran maksud kasih karuniaNya sendiri.
  Panggilan yang dikaruniakan di dalam Kristus Yesus sebelum permulaan zaman
  Panggilan yang dinyatakan sekarang oleh kedatangan Juruselamat Yesus Kristus.

NLT: 9  It is God who saved us and chose us to live a holy life. He did this not because we deserved it, but because that was his plan long before the world began  -  to show his love and kindness to us through Christ Jesus.     And now he has made all of this plain to us by the coming of Christ Jesus,
ESV: 9  who saved us and called us to a holy calling, not because of our works but because of his own purpose and grace, which he gave us in Christ Jesus before the ages began,
10  and which now has been manifested through the appearing of our Savior Christ Jesus

Panggilan Allah adalah panggilan yang kudus.
Allah menyelamatkan dan memanggil kita kepada sebuah panggilan yang kudus, tidak karena pekerjaan kita, tetapi karena tujuanNya dan kasih karuniaNya.
Berbahagialah kita karena kita telah diselamatkan dan telah masuk di dalam panggilanNya yang begitu luar biasa. Ia telah melakukan segala sesuatu berdasarkan kasih karunia dan rencanaNya dan keinginanNya.
Allah punya tujuan, maka ia menghadirkan kasih karuniaNya.
Konsepnya selalu begitu. Segala sesuatu terjadi, bukan karena alasan kita memiliki sesuatu yang patut untuk dibanggakan, tetapi karena Allah berinisiatif untuk melakukannya, sehingga Ia mencurahkan anugerah dan kasih karuniaNya.

Panggilan kudusNya , Ia nyatakan di dalam pribadi Yesus Kristus yang menyatakannya kepada kita.
Rencana tersebut sudah ada di dalam permulaan zaman. Dan panggilan Allah itu sudah terencana di dalam kekekalan. Menariknya, Allah menyatakan semua itu berdasarkan rencana kekekalanNya, sehingga tidak ada satu hal pun di dunia ini yang terjadi di luar rencana dan kehendakNya. Semua hal yang terjadi, tetap ada di dalam kontrolNya. Ia telah menyaksikan semuanya, dan tak ada satupun yang dapat lari dari kasih karuniaNya.
Panggilan kudus itu dinyatakan kepada umat manusia secara nyata melalui kedatangan Kristus secara riil di dalam hidup manusia. Kristus masuk dalam ruang dan waktu untuk memenuhi rencana dan rancangan tujuan Allah untuk umat manusia.
Pertanyaan besarnya mengapa Allah ingin merancangkan hidup manusia, yang sebenarnya hanya sebentar dan lalu begitu saja? Bahkan Ia merancangkan segala hal terjadi begitu detailnya.. Ia begitu luar biasa mengerjakan semua hal tersebut :D
Untuk menyatakan diriNya. untuk menyatakan ke-Allah-anNya. Untuk mengungkapkan pribadiNya yang begitu luar biasanya.. Semua hal adalah tentang Dia, bukan tentang aku atau kamu, tetapi tentang Dia.

Dan dalam kuasa injil itu:
- Dapat mematahkan kuasa maut
- Dapat memberikan hidup yang tidak binasa.

Dan oleh kuasa injil itu:
- Paulus menjadi pemberita (rasul), guru,
- Paulus tidak menjadi malu. Karena apa yang telah diterimanya berdasarkan kebenaran injil tersebut,.

Panggilan Timotius adalah untuk mengambil bagian secara menyeluruh karena dampak dari injil yang ada di dalam hidupnya. Hidupnya diubahkan oleh injil, nasib kekalnya ditentukan oleh injil, maka ia ditetapkan juga untuk menjadi pemberita injil, hal ini tidak boleh membuat malu, karena ada kuasa yang diberikan, karena dasar pengharapannya adalah Kristus, selain itu juga:
Landasannya adalah pada siapa ia mempercayakan semua hal tersebut.
Kepercayaan pada Allah yang begitu luar biasa. ' apa yang dipercayakan Allah, tidak mungkin hilang.!!
Keberanian kita berdasarkan pada pribadi yang kita kenali dan beradasarkan pada keyakinan kita pada Allah yang mampu untukmemelihara dan menjaga keselamatan kita.
Kita menyandarkan pengharapan pada pribadi yang hidup!
Maka, kita tidak boleh menjadi takut :D

0 komentar:

Post a Comment