Tuesday, September 2, 2014

01 September 2014


Pernahkah kamu berada di sebuah keadaan yang sudah sangat tidak kamu inginkan..
tapi kamu dipaksa untuk berada di situ..
itu keadaan menyakitkan...
yang paling tidak kamu suka..

kamu tidak tahu caranya untuk keluar..
kamu ingin lari..
tapi kamu tak bisa melarikan diri..
kamu ingin pergi sejauh-jauhnya..
tapi tak bisa pergi..
kamu ingin meninggalkan dunia secepat-cepatnya...
tapi untuk matipun tak boleh..

keadaan itu tidak enak..
logikamu menang..
mengakui bahwa keadaan itu tidak enak..
menyakitkan..

Kamu tidak ingin.. sangat tidak ingin..
Tapi Tuhan memerintahkannya...

Karena ada Agenda Khusus yang ditugaskan kepadamu..
Karena ada bagian yang ingin Tuhan kerjakan bagimu..
Karena ada pemulihan yang akan Tuhan tunjukkan..

dan inilah perkataanNya:
Bahwa dalam kondisi mustahil seperti apapun..
Di tanganNya segala sesuatu mungkin..
Bahwa dalam kondisi yang paling tidak ada harapan sekalipun..
Di dalam Dia selalu ada pengharapan..

Tidak ada hal yang lebih menguji kepercayaan kita selain daripada penderitaan karena kepercayaan itu.. 

Selidikilah aku, ya Allah, dan kenallah hatiku, ujilah aku dan kenallah pikiran-pikiranku;   
lihatlah, apakah jalanku serong, dan tuntunlah aku di jalan yang kekal!   

Ketika seluruh dunia berkata A.. kamu setuju juga bahwa A..
tapi Tuhan berkata berkali-kali dan ribuan kali bahwa B....
(nah looooh.. gimana dong??*tear*)


Yohanes 14:15"Jikalau kamu mengasihi Aku, kamu akan menuruti segala perintah-Ku.   

Saturday, August 30, 2014

30 Agustus 2014

Hari 3

Refleksi pagi hari yang hanya aku dan Dia yang tahu:
Terkadang Tuhan menempatkanmu diposisi yang paling tidak kamu inginkan. Ketakutan, kesedihan, kekalutan.. dan memaksamu tetap berada di situ, hanya untuk membuat kamu mengerti bahwa denganNya  segalanya akan baik-baik saja.. (dan benar kan? Semuanya baik-baik saja.. LEGA :D). Ia membuatku berani.. keberanian adalah ketakutan yang sudah dibawa terlebih dahulu di dalam doa J

Refleksi siang hari yang hanya aku dan Dia yang tahu:
Satu fase telah mereka selesaikan, tapi ada bagian yang belum selesai dibangun. Kecintaan pada firman Tuhan J! Berharap mereka memiliki hati yang terus mencintai firmanNya dan hidup hanya tunduk pada otoritasNya.

Refleksi malam hari yang hanya aku dan Dia yang tahu:
Baik-baik saja.. ya.. semua baik-baik saja..

Investasi kekekalan hari ini:
Hehehehe..
momen menutup mata adalah momen untuk berdoa.. ketika di make up dalam jangka waktu yang cukup lama dengan menutup mata, maka itulah momen yang tepat untuk berdoa..

Apa itu cukup??
Tidak cukup inthaaaaa.. terus berdoa! Kamu kurang tekun berdoa!!!!


Don’t let unknown of the second step determine wheter or not you will take the first step. Some people are not willing to take the first step unless they know what will happen when they do! Faith leaves the next step to God and ‘steps out’ in obedience, believing God will supply ‘all things that pertain to life and godlines, through the knowledge of Him who called us by glory and virtue (2 Peter 1:3)
It is hard to follow God into the unknown. There is uncertainty because God has left so much unspoken.. 

Friday, August 29, 2014

29 Agustus 2014


Hari ini berharga, betapa banyak hal yang dapat dipelajari hari ini.

Pernahkah anda mendoakan meminta Tuhan menunjukkan hal-hal dalam hidupmu yang masih perlu diproses lagi?
Aku sangat sering mendoakan hal tersebut. Aku tahu, hidupku saat ini sudah mengandung begitu banyak akibat dari dosa, maka aku harus terus-menerus diproses olehNya.. tujuannya satu, supaya makin menyerupai Dia dalam segala sesuatu.

Aku pernah mendoakan:
“Tuhan, tolong proses kekosongan-kekosonganku”
Dan Dia memproses dengan caraNya yang ajaib dan menyakitkan.. tapi memang hasilnya sekarang aku memahami apa itu dipenuhi olehNya.

Dalam minggu ini, doa yang kunaikkan adalah:
“Tuhan, tolong proses kekuatiranku dalam hal keuangan.”

Mengapa hal ini penting untuk diproses Tuhan? Aku orang yang selalu merasa tidak cukup setiap bulannya. Mengapa? Karena setiap kali membuat rencana anggaran bulanan, pasti selalu minus (hahahahhaha).
Akibatnya, sebagai lulusan Sarjana Ekonomi di bidang Keuangan, aku akan selalu was-was dengan kebutuhan akan kecukupan tiap-tiap hari. Pola pikir yang terbentuk selama kuliah membuatku merasa selalu kuatir akan kebutuhan sehari-hari.
Tuhan memprosesku dengan cara yang sederhana. Dia berkata bahwa, semuanya berawal dari keputusan hati dan ketetapan tekad  untuk merasa cukup dalam semua hal yang Tuhan berikan, termasuk di dalam keuangan.
Jika perhitunganmu minus, belajar saja mencukupkan diri dengan apa yang sudah ada. Belajar bersyukur!!
Keputusan untuk merasa cukup dalam keuangan ternyata berdampak besar dalam melihat “uang” dan “bagaimana menggunakan uang”. Kita akan memberi dengan mudah, kita juga akan melihat uang bukan hanya dari perspektif sesuatu yang harus digunakan atau dihabiskan, tetapi sebagai sebuah kepercayaan dari Tuhan.

Tuhan yang sudah menjaminku hingga kekekalan, adalah Tuhan yang sama juga yang akan menjamin kebutuhan hidupku tiap-tiap hari.

Investasi kekekalan hari ini
Mengajari 2 orang adik untuk menggantungkan hidupnya pada pemeliharaan Tuhan. Bersepakat bersama untuk mendoakan kebutuhan-kebutuhan pribadi kepada Tuhan, dan tidak boleh minta kepada orang lain (orang tua, kakak, atau sumber lainnya).

Kami tahu firmanNya adalah kebenaran dan kami ingin mengalaminya.
Apakah ini cukup?

Belum cukup inthaaa.. ayooo lebih bersemangat lagi !!!


 "Karena itu Aku berkata kepadamu: Janganlah kuatir akan hidupmu, akan apa yang hendak kamu makan atau minum, dan janganlah kuatir pula akan tubuhmu, akan apa yang hendak kamu pakai. Bukankah hidup itu lebih penting dari pada makanan dan tubuh itu lebih penting dari pada pakaian?  
Sebab itu janganlah kamu kuatir akan hari besok, karena hari besok mempunyai kesusahannya sendiri. Kesusahan sehari cukuplah untuk sehari."  
Matius 6:25;34

Saya harus terus bertumbuh..saya masih harus banyak belajar..

Doa hari ini:
"Tuhan, tolong tunjukkan lagi bagian hidup yang belum sesuai dengan kehendakMu, dan proseslah sebagaimana yang Kau inginkan"

(hati-hati kalau menaikkan doa yang demikian, kita akan terkejut sendiri dengan proses yang Tuhan berikan, bersiap-siaplah.!)
Semangat! =)

Thursday, August 28, 2014

28 Agustus 2014

Mazmur 90:12 Ajarlah kami menghitung hari-hari kami sedemikian, hingga kami beroleh hati yang bijaksana.  

Bangun pagi hari ini dengan sedikit perasaan yang aneh.. membayangkan seandainya hidup ini akan berakhir begitu cepatnya. “Apakah saya telah melakukan yang terbaik?Apakah akan ada kenangan baik yang tersisa?” Ada puluhan pertanyaan lainnya yang memenuhi dan mengisi kepala. "Jika kematian mendadak menghampiri, apakah saya mampu untuk menghadapinya? Tapi, bagaimana jika bukan kematian secara mendadak, tetapi kematian perlahan-lahan karena penyakit yang mengerikan, dan sedikit menakutkan bagi sebagian orang, misalnya saja kanker?"
Yah.. kita tidak mungkin hidup selamanya. Setiap orang pasti mengalami yang namanya kematian.

Tapi.. Jika kita melihat dari sudut pandang kekekalan, maka hidup yang singkat ini begitu indah untuk dijalani, begitu baik untuk dikenang, dan begitu banyak hal ajaib yang bisa disyukuri.
Mari berinvestasi untuk sesuatu yang lebih panjang, kekekalan.

Hari ini, mengajari seseorang bertekun dalam firman.. menikmati hadiratNya di dalam firman..

Apakah itu cukup untuk kekekalan?
Masih  belum cukup, inthaaaaa!!!!
Ayooo bersemangat, lagi.. lagi.. lagi!!!!

Aku akan memilih untuk berjalan di dalam sepi..
Dan terus-menerus hidup tanpa mimpi..
Cukup punya 1 mimpi, mengerjakan panggilan hingga suatu saat Tuhan bilang: “selesai..”
 

teladan ini.. =) 

Yohanes 4:34 Kata Yesus kepada mereka: "Makanan-Ku ialah melakukan kehendak Dia yang mengutus Aku dan menyelesaikan pekerjaan-Nya.   

Monday, August 25, 2014

Pesan untuk para (calon) ibu dan ayah

Ibu,
aku rindu engkau, di manakah dirimu?
kasih sayangmu kucari dan ingin kunikmati..
tolong kembali dan temukan aku..
aku merindukan dekapanmu yang jarang kurasakan..
tak ada ibu, tak ada kasih..
aku akan terus mencari kasih setiap saat..

Ayah, 
dimanakah engkau?
aku merindukan belaianmu dan pelukanmu..
walaupun aku tak pernah merasakannya..
tak ada ayah, tak ada kepercayaan diri
tak ada ayah, hidup serasa hampa dan sepi
aku akan terus membuat keramaian yang palsu di tengah duniaku yang sepi.. 


*untuk para (calon) ibu dan ayah, 
tolong jangan pernah pergi tinggalkan anak-anakmu..
kepergianmu menghasilkan kekosongan yang luar biasa
kepergianmu memilukan perlahan-lahan, melukai sedikit demi sedikit..

mungkin secara fisik ibu dan ayah ada, 
tetapi secara perhatian, ibu dan ayah tak ada.. 

tolong.. tetap di sisi anak-anakmu..

catatan:
banyak orang mengalami kekosongan dalam hidup karena kurang kasih sayang ibu dan (atau) ayah.. 


Thursday, August 21, 2014

Karakter Murid: Dipenuhi Roh Kudus (3)

Apa hasil dari hidup yang dipenuhi oleh Roh Kudus?
1.       Sikap batin yang terus-menerus diubahkan oleh kebenaran firman Tuhan
2.       Sikap batin siap untuk dibentuk oleh Tuhan dengan cara seperti apapun
3.       Sikap yang mau untuk mempercayai Tuhan dan mempercayai bahwa setiap tindakan Tuhan adalah untuk kebaikan dalam hidup
4.       Sikap batin yang bersemangat bagi Tuhan untuk melakukan semua usaha bagi Tuhan
5.       Sikap batin yang penuh dengan damai sejahtera dari Allah
6.       Sikap batin yang makin membenci dosa
7.       Tindakan luar yang diubahkan (dan diperbaiki) oleh kebenaran firman Tuhan
8.       Tindakan luar yang mengambil langkah terus-menerus untuk hidup di dalam kebenaran
9.       Tindakan luar yang mengambil keputusan-keputusan berdasarkan  kehendak Allah
10.   Tindakan luar yang tidak menunda untuk menaati setiap pimpinan Roh Kudus (suara lembut dari dalam hati) yang mengarahkan untuk melakukan kebenaran (bdk Yoh 14:26)
11.   Tindakan luar yang tidak lagi ingin melakukan dosa dan melarikan diri ketika ada pencobaan.
(dan masih banyak lagi)
12.   Tidak ada jeda antara sikap batin dan tindakan luar...
Hal ini berarti sebuah perubahan dalam hidup...

Salah satu proses yang Tuhan kerjakan dalam kehidupan murid adalah menTuhankan Kristus dalam pikiran dan perasan. Bagian ini adalah kunci dari kehidupan Kristen. Seringkali kita berupaya untuk taat dengan kemampuan sendiri. Kita hanya akan babak belur dan penuh dengan ‘penderitaan’ ketika berupaya untuk taat dengan kemampuan sendiri. Roh Kudus memampukan kita untuk taat, hal itu dilakukanNya dengan cara memproses kita untuk menTuhankan Dia dalam pikiran dan perasaan terlebih dahulu. Pembaharuan kita terletak dalam pikiran dan perasaan, itulah yang dikerjakan Allah pertama kali.
Serahkan pikiran dan perasaan kepada Allah, serahkan dan doakan tiap-tiap hari. Hal ini menolong kita untuk taat dengan pimpinan RohNya.
Jika menolong adik-adik dalam melakukan firman Tuhan, mintalah RohNya memimpin mereka, mintalah RohNya mengubahkan hati mereka lebih dulu. Mintalah RohNya memproses mereka mampu menTuhankan Kristus dalam pikiran, sehingga mereka dapat taat dengan sukacita.

Ada latihan yang mahal yang Tuhan berikan supaya tiba di titik ini dan memahami bagian ini. #saya sudah mengalaminya.. J
Terpujilah Tuhan yang mengerjakan perubahan-perubahan dalam sikap batin.
Kita taat bukan karena diri sendiri mampu, tetapi Tuhanlah yang memampukannya. 

Tuesday, August 19, 2014

19082014

aku tak peduli hidupku..
aku hanya orang yang pernah melakukan kesalahan..
dan tak ada masa lalu yang terlalu buruk yang tidak bisa dipulihkanNya..

di dalam kondisi apapun, Ia selalu ada.. itu cukup...