By: Dawson Trotman
Ringkasan -
Ringkasan -
Tema besar
yang diberikan:
“A Passionate Call to Maturity, Spiritual
Reproduction and Spiritual Parenting
to Help Fulfill The Great Commission”
1.
Seseorang yang hidup pasti
bermultiplikasi/menghasilkan buah.
2.
Penggambaran pemuridan seperti dalam sebuah
keluarga. Ketika seseorang cukup dewasa, maka ia sudah dan telah cukup dewasa
untuk memperoleh keturunan. Tidak ada seorang anak laki-laki kecil yang dapat
mempunyai anak. Tidak ada juga seorang anak perempuan yang dapat memiliki anak.
Seorang anak lelaki yang kecil harus cukup
bertumbuh hingga pada saat pertumbuhan tertentu untuk proses kedewasaannya
hingga bisa memperoleh keturunan. Seorang gadis kecil harus cukup tua untuk
bisa memperhatikan bayinya.
3.
Follow up (bimbingan lanjutan) untuk seorang
Kristen yang baru adalah sebuah mandat yang harus dikerjakan, bukan sebuah
pilihan.
4.
Seseorang yang memiliki passion untuk memenangkan jiwa tidaklah cukup hanya untuk
memenangkan jiwa. Ia harus juga memiliki passion
untuk memberikan bimbingan lanjutan
kepada orang tersebut.
Hal yang tidak bisa dipisahkan satu dengan
yang lain.
Pemberitaan injil dan pembimbingan lanjutan
setelah pemberitaan injil tersebut.
5.
Bimbingan lanjutan lebih dari sekedar membawa
seseorang kepada Kristus.
6.
Proses bimbingan
A à B à C à D
A: great grandfather
B: grandfather
C: father
D: son
7.
Tuhan menggunakan channel yang tepat dalam kehidupan baru orang Kristen yang muda ini
melalui sukacitanya yang besar dan cintanya yang pertama kepada Kristus. Hal
itu dilakukan ketika imannya muncul melalui pendengaran akan firman Tuhan.
Dalam sukacita yang dimilikinya itu, mereka menginginkan agar orang lain pun
mengetahui akan hal tersebut.
8.
Bimbingan lanjutan kepada orang Kristen yang
baru membutuhkan seseorang orang tua rohani.
Tidak ada sesuatu pun di bawah dunia ini yang
dapat menjaga seorang petobat baru tetap berada di dalam Tuhan Yesus, selain
dari orang tersebut memiliki orang tua secara rohani.
Orang tua rohani disini akan memberikan
kepadanya perhatian khusus, dan memberikan kepadanya makanan rohani dari Allah
yang berguna untuk pertumbuhan orang tersebut.
9.
Menjadi orang tua rohani:
Hal-hal yang harus dilakukan dalam membimbing
seseorang kepada Kristus:
n
Memastikan kelahirannya kembali
n
Menghabiskan
waktu bersama orang tersebut
n
Menunjukkan kepadanya bagaimana bereproduksi
n
Membutuhkan
banyak waktu bersama orang tersebut
n
Menghabiskan waktu bersama orang tersebut
n
Cukup peduli dengan apa yang terjadi dengan
permasalahan-permasalahannya
n
Mengajarinya tidak hanya untuk mendengarkan
suara firman Tuhan, membacanya, tetapi juga bagaimana mempelajarinya.
n
Mengajarinya
juga untuk bagaimana mengisi getaran hatinya dengan firman Tuhan, sehingga
dengan demikian, suara firman Tuhan akan mengangkat panah hatinya dan
meletakkannya dibawah mulutnya dan menembus hatinya untuk Kristus.
Penting untuk mengajarinya betapa mudahnya
untuk memimpin seseorang kepada Kristus. ada tanggung jawab yang harus
dilakukan, tapi ada juga kemudahan dalam melakukannya, dengan demikian, ia
dapat mencontoh tindakan tersebut J
10.
Iblis akan mempengaruhi orang-orang yang
bekerja untuk Kristus. Ketika hal itu terjadi, pasti iblis bekerja diantara
para pekerja yang melakukan hal tersebut. Bukan hanya kepada orang-orang yang
akan dilayani.
11.
Kita dapat membimbing seseorang kepada Kristus
dalam waktu 20 menit sampai beberapa
jam. Tetapi, membutuhkan waktu dari 20 minggu sampai beberapa tahun untuk
mengarahkannya kepada kedewasaan rohani, kemenangan terhadap dosa dan pencobaan
yang berulang-ulang.
12.
Saat teduh pribadi adalah esensi hidup yang
berbuat dan berkemenangan. Mempersiapkan misionaris untuk melakukan pekerjaan
misi, mulailah dengan saat teduh pribadi mereka. Jangan sampai ditelantarkan
begitu saja.
13.
Penghafalan ayat adalah suatu sumber esensial
untuk mengalami pertumbuhan dan dalam menginjili orang lain.
Every one of us, no
matter what age we are, should get busy memorizing Scripture.
Bersambung...
